Ragam

BAZNAS RI Dibuat Kagum! Pengelolaan Zakat Majalengka Disebut Layak Jadi Contoh Nasional

×

BAZNAS RI Dibuat Kagum! Pengelolaan Zakat Majalengka Disebut Layak Jadi Contoh Nasional

Sebarkan artikel ini

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka dalam membangun ekosistem pengelolaan zakat yang profesional mendapat apresiasi dari BAZNAS RI. Sinergi tersebut dinilai sebagai salah satu model terbaik yang layak menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.

Apresiasi itu disampaikan Ketua BAZNAS RI, Dr. H. Sodik Mujahid, saat menerima kunjungan silaturahmi Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana dan rombongan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta Timur, Kamis (16/7/2026).

Menurut Sodik Mujahid, dukungan Pemerintah Kabupaten Majalengka terhadap BAZNAS tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui regulasi dan implementasi program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Tidak semua pemerintah daerah mampu memberikan dukungan kepada BAZNAS hingga ke tataran teknis. Apa yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Majalengka merupakan langkah yang sangat baik dan layak menjadi inspirasi bagi daerah lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan pengelolaan zakat tidak mungkin dicapai oleh BAZNAS sendiri. Dibutuhkan dukungan pemerintah daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dunia usaha, lembaga pendidikan, tokoh agama, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS RI juga menanggapi sejumlah usulan program strategis yang diajukan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Seluruh usulan, kata dia, telah menjadi perhatian BAZNAS RI, meski pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran nasional.

BAZNAS RI berharap komunikasi dan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka terus diperkuat agar berbagai peluang program nasional dapat dimanfaatkan secara optimal.

Sodik Mujahid mengaku terkesan dengan berbagai inovasi yang telah dikembangkan BAZNAS Kabupaten Majalengka. Inovasi tersebut meliputi penguatan regulasi daerah, pemberdayaan ekonomi umat, pengembangan jaringan UPZ, hingga kolaborasi dengan pemerintah daerah dan sektor swasta.

“Inovasi merupakan kunci utama agar pengelolaan zakat mampu memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mendorong jajaran BAZNAS Kabupaten Majalengka untuk terus menghadirkan berbagai terobosan dalam pelayanan kepada masyarakat agar manfaat pengelolaan zakat semakin dirasakan oleh umat.

Dalam kesempatan itu, Sodik Mujahid mengungkapkan keinginannya untuk segera berkunjung langsung ke Kabupaten Majalengka guna melihat berbagai inovasi dan program pemberdayaan yang telah dijalankan BAZNAS setempat.

“Teruslah berinovasi, teruslah melayani umat dengan sepenuh hati. Semoga kolaborasi yang telah terjalin semakin kuat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pesannya.

Selain memberikan apresiasi, Ketua BAZNAS RI juga memaparkan arah kebijakan nasional melalui 13 Program Prioritas BAZNAS 2026–2031 yang telah disosialisasikan kepada seluruh BAZNAS provinsi maupun kabupaten/kota.

Program tersebut dirancang untuk mendukung agenda nasional pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat, meliputi BAZNAS Siaga Kemiskinan, BAZNAS Tanggap Bencana, Beasiswa Cendekia BAZNAS, Rumah Sehat dan Kartu Sehat BAZNAS, Rumah Layak Huni BAZNAS, dan Bantuan Permodalan Berbasis Masjid dan Majelis Taklim.

Selain itu ada program Rumah Terang BAZNAS, BAZNAS Balai Ternak, Lumbung Pangan BAZNAS, Mualaf Center BAZNAS, Sekolah dan Pesantren Layak Belajar BAZNAS, Air Bersih BAZNAS, serta Bank Sampah BAZNAS.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan pengelolaan zakat di Majalengka semakin berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan dapat menjadi rujukan bagi daerah lain di Indonesia.