SUBANG, TINTAHIJAU.com – RSUD Subang melaksanakan Rapat Evaluasi Triwulan I Tahun 2026 yang dihadiri Dewan Pengawas (Dewas) bersama jajaran manajemen, Kamis (30/4/2026).
Agenda ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memperkuat tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Rangkaian kegiatan diawali dengan hospital tour. Dalam kegiatan tersebut, Dewas bersama manajemen melakukan peninjauan langsung ke sejumlah unit pelayanan. Peninjauan difokuskan pada kondisi sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan layanan dalam memenuhi kebutuhan pasien.
Setelah peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat evaluasi yang membahas capaian kinerja selama Triwulan I Tahun 2026. Dalam forum ini, manajemen memaparkan laporan kinerja yang mencakup aspek keuangan serta pelaksanaan berbagai program strategis yang telah dijalankan.
Tak hanya menyoroti capaian, rapat juga membahas sejumlah kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program. Berbagai persoalan yang muncul menjadi bahan evaluasi bersama, sekaligus dirumuskan langkah-langkah tindak lanjut sebagai upaya peningkatan kinerja dan pelayanan ke depan.
Direktur RSUD Subang, Achmad Nasuhi, menegaskan bahwa evaluasi berkala memiliki peran penting dalam mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan rumah sakit.
“Rapat evaluasi ini bukan hanya menjadi ajang untuk melihat capaian, tetapi juga sebagai momentum refleksi bersama. Kita harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kolaborasi, serta memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan benar-benar berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pengawas juga memberikan arahan serta masukan strategis kepada jajaran manajemen. Arahan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan dan pembinaan, guna memastikan seluruh program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan serta sejalan dengan regulasi yang berlaku.
Melalui evaluasi rutin ini, RSUD Subang diharapkan mampu terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pelayanan kesehatan milik daerah tersebut.





