Ragam

Jelang Tahun Ajaran Baru, SPPG Pasirkareumbi 03 Subang Syukuran Dapur Baru dengan Santunan Anak Yatim

×

Jelang Tahun Ajaran Baru, SPPG Pasirkareumbi 03 Subang Syukuran Dapur Baru dengan Santunan Anak Yatim

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasirkareumbi 03 Subang menggelar syukuran atas selesainya pembangunan gedung baru yang akan menjadi pusat operasional program makan bergizi.

Kegiatan syukuran tersebut juga diisi dengan santunan kepada 20 anak yatim sebagai bagian dari program rutin Jumat Berkah yang selama ini dijalankan oleh SPPG Pasirkareumbi 03.

Penanggung jawab SPPG Pasirkareumbi 03 Subang, Niko Rinaldo, mengatakan santunan kepada anak yatim diharapkan menjadi doa dan harapan agar pelaksanaan program berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Setiap Jumat kami menggelar Jumat Berkah. Hari ini kami memberikan santunan kepada 20 anak yatim. Kami berharap doa dari adik-adik ini menjadi keberkahan agar program ini berjalan lancar,” ujar Niko.

Ia menegaskan, pengelolaan dapur SPPG dilakukan secara terbuka dan transparan. Masyarakat dipersilakan berkunjung untuk melihat langsung proses operasional sebagai bentuk akuntabilitas kepada publik.

“Kami membuat dapur yang terbuka, dipublikasikan, dan terbuka untuk dikunjungi. Kami tidak ingin program Bapak Presiden mendapat stigma yang kurang baik karena kurangnya keterbukaan,” katanya.

Menurut Niko, pihaknya juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat maupun penerima manfaat untuk memberikan kritik dan masukan demi penyempurnaan pelaksanaan program.

“Bahkan kami menerima kritik dan masukan dari penerima manfaat maupun masyarakat lainnya. Kami akan mengawal program Bapak Presiden ini sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Selain berfokus pada pemenuhan gizi, keberadaan SPPG Pasirkareumbi 03 juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian lokal. Saat ini, operasional dapur melibatkan sedikitnya 15 pemasok (supplier) dari berbagai sektor.

“Keterlibatan 15 supplier ini merupakan bagian dari komitmen kami agar keberadaan SPPG tidak hanya memberikan manfaat dari sisi pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Niko.