RagamTeknologi

Jemaah Haji Kini Bisa Adukan Keluhan Lewat Aplikasi Kawal Haji

×

Jemaah Haji Kini Bisa Adukan Keluhan Lewat Aplikasi Kawal Haji

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menghadirkan platform digital bernama Kawal Haji sebagai sarana pelaporan bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Arab Saudi. Melalui aplikasi tersebut, jemaah dapat menyampaikan berbagai keluhan layanan haji secara langsung dan real time.

Kawal Haji berfungsi sebagai media pengaduan bagi jemaah maupun petugas apabila menemukan kendala selama proses penyelenggaraan ibadah haji. Laporan yang dapat disampaikan mencakup persoalan konsumsi, akomodasi, transportasi, kesehatan, hingga laporan orang atau barang hilang.

Pelaksana Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) PPIH Arab Saudi, Ali Sadikin, mengatakan seluruh persoalan yang berkaitan dengan operasional haji dapat dilaporkan melalui platform tersebut.

“Ketika ada orang hilang, barang hilang, informasi kesehatan, bimbingan ibadah, dan hal lain yang berkaitan dengan operasional haji dapat dilaporkan melalui Kawal Haji,” ujar Ali kepada tim Media Center Haji di Kantor Daker Makkah, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, selama ini jemaah umumnya menyampaikan keluhan langsung kepada petugas terdekat. Namun, petugas yang ditemui belum tentu memiliki kewenangan sesuai masalah yang dihadapi.

“Ketika jemaah bertanya kepada petugas, belum tentu petugas tersebut sesuai dengan persoalan yang dihadapi, misalnya bertanya ke petugas kesehatan padahal masalahnya terkait transportasi,” katanya.

Melalui aplikasi Kawal Haji, laporan jemaah akan diteruskan langsung kepada petugas yang berwenang sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terintegrasi. Platform tersebut juga dapat dimanfaatkan antarpetugas untuk berkoordinasi dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.

Aplikasi Kawal Haji dapat diakses melalui situs resmi Kawal Haji
. Saat ini aplikasi baru tersedia untuk pengguna Android, sementara pengguna lain dapat mengakses layanan melalui browser di ponsel.

Untuk masuk ke sistem, jemaah cukup memasukkan nomor porsi haji dan nomor paspor. Setelah login, pengguna dapat memilih menu “Buat Laporan”, lalu menentukan kategori pengaduan seperti konsumsi, akomodasi, transportasi, orang hilang, barang hilang, kesehatan, bimbingan ibadah, maupun kategori lain-lain.

Jemaah selanjutnya diminta menuliskan judul pengaduan dan menjelaskan detail kejadian, termasuk lokasi dan waktu kejadian. Pengguna juga dapat mengunggah foto sebagai bukti sebelum mengirim laporan.

Seluruh laporan yang masuk ke sistem dapat dipantau secara real time oleh jemaah maupun petugas haji di Arab Saudi.