Megapolitan

Misteri Jasad Terkubur 3 Meter di Cikeas, Korban Sempat Dilaporkan Hilang

×

Misteri Jasad Terkubur 3 Meter di Cikeas, Korban Sempat Dilaporkan Hilang

Sebarkan artikel ini

DEPOK, TINTAHIJAU.com – Kepolisian berhasil mengungkap identitas dan kronologi penemuan jasad seorang pria yang ditemukan terkubur sedalam tiga meter di sebuah ruangan di kawasan Cikeas, Depok, Jawa Barat. Korban diidentifikasi sebagai Alfin Maksalmina Windian (28), yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.

Penemuan tragis ini bermula dari laporan yang diterima pihak kepolisian pada Rabu (25/3) petang. Tim Resmob Polda Metro Jaya yang melakukan penyelidikan intensif akhirnya menemukan lokasi penguburan korban. Saat ditemukan, kondisi jasad korban cukup memprihatinkan, terbungkus kain sarung dan kain kafan di dalam lubang yang sangat dalam.

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah terkubur dengan kedalaman sekitar tiga meter di wilayah Cikeas,” ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, Kamis (26/3/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi memperkirakan Alfin meninggal dunia pada hari yang sama saat jasadnya ditemukan, yakni Rabu (25/3) sekitar pukul 19.30 WIB. Jasad korban segera dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Kasus ini sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video penemuan jasad tersebut viral. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa keluarga korban sebenarnya telah melaporkan kehilangan Alfin ke Polres Metro Jakarta Timur sejak Rabu (11/3) silam.

Mengingat kompleksitas perkara, penanganan kasus kematian Alfin kini sepenuhnya diambil alih oleh Tim Resmob Polda Metro Jaya. Sejalan dengan itu, laporan orang hilang yang sebelumnya terdaftar di Polres Metro Jakarta Timur telah resmi dicabut oleh pihak keluarga.

Namun, Polres Metro Jakarta Timur tidak sepenuhnya lepas tangan. Mereka tetap melanjutkan penyelidikan terkait laporan lain yang melibatkan korban sebelum ia ditemukan tewas. “Laporan (orang hilang) di kita dicabut oleh keluarga karena penanganan di Polda. Namun, Polres Metro Jakarta Timur tetap melanjutkan penanganan laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang berkaitan dengan korban,” tambah Alfian.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik peristiwa ini serta memburu pihak-pihak yang bertanggung jawab. Dugaan adanya unsur tindak pidana pembunuhan menjadi fokus utama tim penyidik. Aparat belum merinci lebih jauh mengenai identitas calon tersangka maupun latar belakang perselisihan yang berujung pada kematian korban.

Polisi mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait aktivitas korban atau kejadian di lokasi penemuan untuk segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

Sumber: detikJabar