JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia secara resmi melepas 2.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) Gelombang I Tahun 2026. Upacara pelepasan para abdi negara ini dilangsungkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Ribuan peserta Latsarmil Komcad pada gelombang pertama ini merupakan delegasi yang berasal dari 49 kementerian dan lembaga pemerintah. Guna mengoptimalkan proses pelatihan dan pembentukan karakter, para peserta akan didistribusikan ke enam lembaga pendidikan milik Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di sana, mereka akan menjalani pendidikan dan pelatihan intensif selama 1,5 bulan.
Pemerintah menargetkan perluasan cakupan program bela negara ini secara masif pada tahun ini. Sepanjang tahun 2026, ditargetkan sebanyak 4.000 ASN dari berbagai instansi akan menerima pembekalan kemampuan Latsarmil Komcad.
Amanat Konstitusi dan Jaminan Hak Pegawai
Keterlibatan ASN dalam Komcad bukanlah tanpa landasan. Program ini merupakan pengejawantahan dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN) untuk Pertahanan Negara, di mana warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Komcad dipersiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan Komponen Utama, yakni TNI, saat negara dalam keadaan darurat militer atau perang.
Khusus bagi para ASN, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah memberikan payung hukum melalui Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komponen Cadangan.
Melalui surat edaran tersebut, pemerintah memberikan jaminan penuh terhadap status kepegawaian peserta. Selama 1,5 bulan menjalani masa Latsarmil, ASN tetap mendapatkan hak-hak kepegawaiannya secara utuh, termasuk gaji dan tunjangan kinerja. Selain itu, mereka dipastikan tidak akan kehilangan jabatan struktural maupun fungsional di instansi asalnya.
Langkah strategis pengerahan ASN sebagai Komcad ini tidak hanya bertujuan untuk mempertebal sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata), tetapi juga diyakini mampu mencetak birokrat yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi, fisik yang tangguh, serta wawasan kebangsaan yang kokoh saat kembali memberikan pelayanan publik.





