Pemerintahan

Pengangguran Jadi PR Besar Jabar, dr Encep Sugiana Dorong Anak Muda Lebih Produktif dan Punya Keahlian

×

Pengangguran Jadi PR Besar Jabar, dr Encep Sugiana Dorong Anak Muda Lebih Produktif dan Punya Keahlian

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM- Anggota DPRD Jawa Barat, dr Encep Sugiana, menyoroti tingginya angka pengangguran di Jawa Barat yang hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah.

Karena itu, ia mendorong generasi muda, khususnya lulusan SMA dan sederajat, agar lebih produktif dengan meningkatkan keterampilan dan kemampuan kerja.

Menurut dr Encep, lulusan SMA umumnya belum memiliki keahlian khusus sehingga perlu terus mengembangkan kompetensi, baik melalui pendidikan tinggi maupun pelatihan keterampilan.

“Pengangguran di Jawa Barat masih cukup tinggi. Ini menjadi PR besar yang harus diselesaikan bersama. Anak-anak muda jangan sampai hanya diam setelah lulus sekolah, tetapi harus terus produktif dan meningkatkan kemampuan,” ujar dr Encep Sugiana.

Anggota Fraksi PKS itu menyarankan para lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi agar memiliki profesi yang lebih jelas dan daya saing yang lebih kuat di dunia kerja. Namun bagi yang belum memiliki kesempatan kuliah, ia meminta agar tetap aktif mengikuti berbagai pelatihan keterampilan.

Menurutnya, saat ini banyak program pelatihan yang tersedia, baik dari pemerintah, Balai Latihan Kerja (BLK), yayasan, maupun lembaga kursus swasta.

dr Encep menilai keterampilan menjadi kunci penting untuk menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat. Salah satu bidang yang dinilai memiliki prospek besar adalah teknologi informasi atau IT.

“Minimal punya skill tertentu, misalnya kemampuan IT, desain, teknik, atau keterampilan lain yang memang dibutuhkan dunia kerja,” katanya.

Selain bekerja di perusahaan atau pabrik, ia juga mendorong anak muda agar berani membuka usaha sendiri melalui sektor UMKM. Menurutnya, semangat berwirausaha dapat menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran.

Ia menegaskan, generasi muda harus memiliki semangat belajar dan mental mandiri agar mampu menciptakan peluang, bukan hanya menunggu pekerjaan datang.

“Tidak ada istilah menganggur kalau kita mau belajar dan terus bergerak mencari peluang,” pungkasnya.