Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Ketua DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Majalengka, Karna Sobahi, menekankan pentingnya kepastian daerah pemilihan (dapil) dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai dasar persiapan menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029.
Hal tersebut disampaikan Karna saat menghadiri kegiatan Haul Bung Karno 2026 di Kantor DPC PDIP Majalengka, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, keputusan KPU terkait jumlah dan pembagian dapil sangat krusial agar partai dapat segera memetakan kekuatan politik serta menyiapkan kader di masing-masing wilayah.
“Kami menunggu kepastian dari KPU. Jangan terlalu lama, karena awal 2027 kami sudah harus melaporkan calon legislatif di tiap dapil,” ujarnya.
Karna menegaskan, PDIP tidak mempermasalahkan berapapun jumlah dapil yang nantinya ditetapkan. Baik enam, tujuh, maupun lebih, partainya mengaku siap mengikuti keputusan penyelenggara pemilu tersebut. “Mau berapapun dapilnya, kami siap. Yang penting segera diputuskan agar kami bisa mempersiapkan kader secara maksimal,” katanya.
Ia menjelaskan, kepastian dapil menjadi bagian penting dalam strategi politik, termasuk dalam menentukan calon yang akan ditempatkan di setiap wilayah.
Selain itu, Karna juga menyebut proses persiapan caleg membutuhkan waktu panjang karena tidak hanya menyangkut kesiapan figur, tetapi juga aspek pembinaan dan penguatan kapasitas kader.
Di sisi lain, ia menyinggung adanya wacana perubahan sistem pemilu ke depan. Namun demikian, PDIP memastikan akan tetap siap menghadapi berbagai skenario yang ditetapkan pemerintah dan KPU.
“Apapun sistemnya, baik terbuka maupun tertutup, kami harus siap. Dalam politik itu harus siap menang dan siap kalah,” ucapnya.
Terkait wacana pemecahan dapil yang berkembang, Karna menegaskan hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan KPU. “Penentuan dapil itu kewenangan KPU. Kami tidak memaksakan, tapi siap dengan keputusan apapun,” pungkasnya.





