Megapolitan

Geram Penyekapan Sadis di Bandung, Dedi Mulyadi Hadiahi Rp 250 Juta untuk Info DPO

×

Geram Penyekapan Sadis di Bandung, Dedi Mulyadi Hadiahi Rp 250 Juta untuk Info DPO

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas untuk membantu kepolisian memburu Taufik Hidayat, seorang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Taufik merupakan buronan dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang wanita asal Bandung selama hampir tiga tahun.

Tak main-main, Dedi Mulyadi membuka sayembara dengan menyiapkan hadiah uang tunai pribadi sebesar Rp 250 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi akurat hingga pelaku berhasil ditangkap oleh aparat penegak hukum.

Langkah ini diambil setelah Dedi mengaku sangat geram dan mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpa korban. Menurutnya, tindakan pelaku sangat biadab dan di luar batas kemanusiaan karena telah meninggalkan luka fisik yang sangat parah serta trauma mendalam bagi korban.

“Ada peristiwa biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dicari, disekap, dianiaya, dicacatkan dua matanya hingga tidak melihat lagi, dan bibirnya mungkin digunting, seluruh tubuhnya melepuh dan rusak,” ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Dedi menegaskan kemarahannya yang mendalam terhadap pelaku. Kendati demikian, ia menyatakan keyakinannya bahwa tim dari Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat akan bergerak cepat dan mampu meringkus buronan tersebut.

“Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan. Saya meyakini tim Polda Jabar akan cepat menangkapnya,” tuturnya.

Meski percaya dengan kinerja kepolisian, Dedi tetap mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam proses pencarian ini. Masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Taufik Hidayat diminta untuk segera melaporkannya ke aparat kepolisian terdekat. Hadiah ratusan juta rupiah tersebut dijanjikan sebagai bentuk dukungan pribadinya agar keadilan bagi korban dapat segera ditegakkan.

“Saya memberikan ruang bagi warga di mana pun berada untuk berpartisipasi mencarinya, dan siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya ke aparat atau menginformasikan keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp 250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap,” tegas Dedi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kasus penyekapan ini telah menyita perhatian publik. Pelaku diketahui tidak hanya menyekap korban yang berinisial YTR di sebuah kamar kos di kawasan Cileunyi, tetapi juga diduga pernah melakukan penyiksaan terhadap mantan istrinya. Saat ini, Polda Jabar telah membentuk tim khusus untuk memburu Taufik Hidayat yang dikenal licin dalam pelariannya.

Sementara itu, korban yang mengalami luka parah saat ini tengah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan jaminan biaya dari pemerintah daerah.