SUBANG, TINTAHIJAU.com – Seorang petani di Kabupaten Subang menjadi sosok pertama yang menemukan pelajar asal Kota Bandung yang sempat hilang selama dua hari saat melakukan pendakian seorang diri di kawasan wisata Lembah Tengkorak, Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.
Remaja berinisial ANK (15) ditemukan dalam keadaan selamat di area perkebunan warga di Desa Sukasari, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Korban kemudian dievakuasi tim SAR gabungan yang sebelumnya melakukan pencarian intensif dengan melibatkan 74 personel.
“Setelah dua hari pencarian, korban berhasil ditemukan selamat terlebih dahulu oleh seorang warga bernama Hanli yang sedang berkebun di wilayah Subang. Terus kami langsung evakuasi,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, seperti yang dilansir dari laman KOMPAS dikutip Minggu, (28/6/2026).
Ade menjelaskan, lokasi penemuan korban berjarak sekitar empat kilometer dari titik awal dilaporkan hilang. Setelah dievakuasi dari kebun warga, korban langsung dibawa ke Posko SAR Gabungan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
“Korban langsung diantarkan ke Posko SAR Gabungan untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis,” tutur Ade.
Korban diketahui berangkat seorang diri menuju Lembah Tengkorak pada Selasa (23/6/2026) untuk melakukan survei jalur. Ia tercatat melakukan registrasi di basecamp pendakian sekitar pukul 08.30 WIB.
“Korban kemudian melakukan registrasi di basecamp pendakian pada pukul 08.30 WIB seorang diri atau solo hiking,” katanya.
Ketika hingga sore hari korban tidak kembali ke basecamp, tim ranger dan petugas SAR langsung melakukan pencarian di sejumlah titik, termasuk Legok Jero, Kebon Kopi Lama, dan kawasan Puncak Gunung Sangara, dengan dukungan UAV Drone Thermal.
Setelah ditemukan warga dalam kondisi lemas namun selamat, identitas korban dipastikan sebagai Azhar Nursyekha Kamal.
“Alhamdulillah, survivor atas nama Azhar Nursyekha Kamal berhasil ditemukan dalam keadaan selamat,” ucapnya lega.
Atas kejadian tersebut, Ade mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pendakian seorang diri dan selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aktivitas pendakian agar selalu memperhatikan aspek keselamatan, tidak melakukan pendakian seorang diri,” kata Ade





