Megapolitan

Konvoi Sambil Bawa Golok, 6 Anggota Geng Motor di Cianjur Diringkus Polisi

×

Konvoi Sambil Bawa Golok, 6 Anggota Geng Motor di Cianjur Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tangan diborgol | Foto: Shutterstock

CIANJUR, TINTAHIJAU.com – Personel Kepolisian Resor (Polres) Cianjur berhasil meringkus sejumlah anggota geng motor yang kedapatan melakukan aksi konvoi meresahkan sambil membawa senjata tajam pada Minggu (5/7/2026). Selain mengamankan para pelaku, pihak kepolisian juga menyita belasan unit sepeda motor yang tidak dilengkapi surat-surat resmi.

Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula ketika anggota kepolisian sedang melaksanakan patroli rutin. Di tengah jalan, petugas berpapasan dengan gerombolan pemotor yang berkendara tanpa mengenakan helm dan menggunakan knalpot bising (brong).

“Berkendaranya pun cukup membahayakan. Sehingga petugas langsung menghentikan rombongan konvoi itu,” ujar AKBP Alexander Yurikho Hadi.

Sempat Kocar-Kacir Saat Disergap

Melihat kedatangan petugas kepolisian, gerombolan tersebut sempat kocar-kacir dan berusaha melarikan diri dari kepungan. Kendati demikian, kesigapan petugas di lapangan membuat sejumlah pelaku tidak berkutik.

“Ada sekitar enam orang yang berhasil kami amankan. Semuanya diduga anggota geng motor, sebab mereka mengenakan jaket yang seragam,” ungkap Alexander.

Dari hasil penggeledahan intensif terhadap para pelaku dan kendaraan mereka, polisi menemukan sejumlah senjata tajam serta senjata tumpul yang disembunyikan di dalam bagasi motor hingga di balik jaket. Petugas mencatat ada dua orang pelaku yang terbukti membawa senjata, di mana salah satunya merupakan senjata tajam jenis golok.

Berdalih Jaga Diri untuk Acara Ulang Tahun

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kelompok geng motor ini mengaku sedang dalam perjalanan untuk menghadiri acara peringatan ulang tahun kelompok mereka. Terkait kepemilikan senjata tajam, para pelaku berdalih bahwa barang berbahaya tersebut dibawa hanya untuk perlindungan diri.

“Setelah dimintai keterangan, alasan membawa senjata tajam untuk membela diri. Tapi kami masih lakukan penyelidikan lebih lanjut. Dua orang anggota geng motor yang membawa senjata itu masih diperiksa petugas di Mapolres Cianjur,” jelas Kapolres.

Selain mengamankan para pelaku, Polres Cianjur juga mengangkut belasan unit sepeda motor yang tidak memenuhi standar teknis maupun administratif karena menggunakan knalpot brong yang memicu kebisingan masyarakat serta diduga tidak memiliki kelengkapan surat resmi.

Alexander menegaskan bahwa tindakan tegas tanpa kompromi ini diambil demi menjamin kenyamanan dan ketentraman warga Cianjur dari segala bentuk gangguan kelompok bermotor.

Sumber: detikJabar