SUBANG, TINTAHIJAU.com – Menyongsong Tahun Ajaran 2026/2027, Sekolah Dasar Pendidikan Islam Terpadu (SDPIT) Bhaskara Subang menggelar Parenting Meeting dan sosialisasi program sekolah bagi orang tua siswa baru kelas 1.
Kegiatan yang dilaksanakan menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik.
Mengusung tema “Sinergi Sekolah dan Orang Tua dalam Membangun Generasi yang Berakhlak, Cerdas, dan Berprestasi”, kegiatan tersebut menekankan pentingnya keselarasan peran sekolah dan orang tua dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak.
Dalam kegiatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan berbagai informasi terkait penyelenggaraan pendidikan di SDPIT Bhaskara. Mulai dari jam belajar, sistem pendidikan yang diterapkan, program ekstrakurikuler, hingga mekanisme penyelesaian berbagai persoalan siswa yang dibangun melalui pendekatan kekeluargaan.
Sekolah juga mengajak orang tua untuk membangun komunikasi yang terbuka dan saling mendukung demi menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SDPIT Bhaskara Subang, Aodina Danistianingrum, S.Pd., mengatakan pendidikan karakter tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah. Menurutnya, keterlibatan aktif orang tua menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang unggul.
«”Kami di Bhaskara selalu menekankan keseimbangan. Walaupun kami berstatus sekolah Islam terpadu, kami tidak hanya mengedepankan sisi keagamaan, tetapi juga sangat menjunjung tinggi capaian akademik serta pengembangan minat dan bakat anak-anak,” ujar Aodina.»
Ia menjelaskan, pada tahun ajaran baru ini SDPIT Bhaskara menerima 86 siswa baru yang terbagi ke dalam tiga rombongan belajar dengan rata-rata 29 siswa di setiap kelas. Selain itu, sekolah juga menerima sekitar 13 siswa pindahan dari berbagai daerah yang akan bergabung di kelas-kelas atas.
Sebagai sekolah yang menerapkan sistem full day school dengan aktivitas belajar mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB, SDPIT Bhaskara berkomitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan akademik maupun karakter peserta didik.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penyediaan sekitar 12 pilihan kegiatan ekstrakurikuler, mulai dari futsal, karate, silat, seni tari, melukis, mewarnai, gamelan, tilawah Al-Qur’an, tahfiz, Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), hingga Pramuka sebagai kegiatan wajib.
Menurut Aodina, sekolah juga memberikan dukungan penuh kepada siswa yang mengembangkan bakat melalui lembaga atau klub di luar sekolah.
«”Kami sangat mendukung siswa yang berprestasi di luar sekolah. Ketika mereka mengikuti kejuaraan dan meraih prestasi, tentu nama sekolah juga ikut terbawa dan menjadi kebanggaan bersama,” katanya.»
Melalui kegiatan Parenting Meeting ini, SDPIT Bhaskara berharap terbangun sinergi yang kuat antara sekolah dan orang tua sehingga proses pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga berlanjut di lingkungan keluarga. Dengan kolaborasi tersebut, sekolah optimistis mampu mencetak generasi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berprestasi.





