SUBANG, TINTAHIJAU.com – Minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis Islam terpadu di Kabupaten Subang terus menunjukkan tren positif. Hal itu terlihat dari meningkatnya jumlah peserta didik baru di SDPIT Bhaskara Subang pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Sebanyak 86 siswa baru resmi bergabung di kelas 1 dan akan menempati tiga rombongan belajar. Selain itu, sekolah juga menerima sekitar 13 siswa pindahan dari berbagai daerah yang bergabung di kelas-kelas atas.
Untuk mengawali tahun ajaran baru, sekolah menggelar Parenting Meeting dan sosialisasi program sekolah bagi orang tua siswa baru. Dalam kegiatan tersebut, sekolah menyampaikan berbagai informasi penting, mulai dari jam belajar, sistem pendidikan yang diterapkan, program ekstrakurikuler, hingga mekanisme penyelesaian berbagai persoalan siswa yang dibangun melalui pendekatan kekeluargaan dan komunikasi yang intensif antara sekolah dengan orang tua.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SDPIT Bhaskara Subang, Aodina Danistianingrum, S.Pd., mengatakan meningkatnya jumlah peserta didik menjadi indikator tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diterapkan sekolah.
Menurutnya, SDPIT Bhaskara mengembangkan pendidikan yang mengedepankan keseimbangan antara pembentukan karakter Islami, prestasi akademik, serta pengembangan minat dan bakat siswa.
«”Kami di Bhaskara selalu menekankan keseimbangan. Walaupun kami berstatus sekolah Islam terpadu, kami tidak hanya mengedepankan sisi keagamaan, tetapi juga sangat menjunjung tinggi capaian akademik serta pengembangan minat dan bakat anak-anak,” ujarnya.»
Sebagai sekolah yang menerapkan sistem full day school, SDPIT Bhaskara menyediakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. Beragam kegiatan ekstrakurikuler juga disiapkan, mulai dari olahraga, seni, hingga program keagamaan seperti tahfiz, tilawah, MHQ, dan MTQ.
Sekolah juga memberikan dukungan kepada peserta didik yang mengembangkan bakat melalui klub atau lembaga di luar sekolah.
«”Kami sangat mendukung siswa yang berprestasi di luar sekolah. Ketika mereka mengikuti kejuaraan dan meraih prestasi, nama sekolah juga ikut terbawa dan menjadi kebanggaan bersama,” kata Aodina.»
Melalui sinergi antara sekolah dan orang tua, SDPIT Bhaskara berharap mampu mencetak generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, serta memiliki daya saing di tengah perkembangan zaman.





