BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Insiden pembunuhan terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya, Kabupaten Bandung. Seorang petugas cleaning service ditemukan tewas setelah diduga dianiaya oleh atasannya sendiri. Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Sabtu (3/1) malam sekitar pukul 19.30 WIB.
Kejadian itu baru diketahui pihak rumah sakit pada Minggu (4/1) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Korban diketahui bernama Fikri (24), sementara pelaku adalah Kepala Cleaning Service RSUD Majalaya, Rendi (43).
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan pelaku telah menyerahkan diri ke Polresta Bandung setelah kejadian tersebut. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap korban di salah satu ruangan lantai 2 Gedung Utama RSUD Majalaya.
“Pelaku mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap Fikri di salah satu ruangan lantai 2 Gedung Utama RSUD Majalaya. Pengakuan sementara, pelaku melakukan pembunuhan menggunakan martil,” ujar Hendra.
Aksi kekerasan itu dilakukan di ruangan gudang yang biasa digunakan oleh petugas cleaning service rumah sakit. Saat ditemukan, korban dalam kondisi bersimbah darah dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menurut keterangan kepolisian, motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi persoalan utang piutang. Berdasarkan pengakuan awal pelaku, korban memiliki utang sebesar Rp5 juta kepada pelaku.
“Sementara ini motifnya diduga karena masalah utang piutang sebesar Rp5 juta,” kata Hendra.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandung. Sementara itu, jenazah korban telah diautopsi di RS Sartika Asih Bandung guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk mengungkap secara lengkap kronologi dan memastikan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.





