Megapolitan

Warga Padalarang Geger, Dua Mayat Asal Bogor Ditemukan dalam Mobil di Rumah Kosong

×

Warga Padalarang Geger, Dua Mayat Asal Bogor Ditemukan dalam Mobil di Rumah Kosong

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — – Warga Kampung Pamucatan, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan penemuan dua jenazah di dalam sebuah mobil yang terparkir di halaman rumah kosong, Selasa (3/3/2026) pagi.

Kedua jasad yang terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan tersebut ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB. Penemuan ini berawal dari koordinasi antara Satreskrim Polres Cimahi dengan Polres Bogor terkait kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Bogor.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa pihaknya bergerak setelah menerima informasi mengenai adanya pembuangan jenazah di wilayah hukum mereka.

“Jadi kami hari ini mendapatkan informasi dari Satreskrim Polres Bogor, bahwa di sana telah terjadi perbuatan pencurian dengan kekerasan. Berdasarkan hasil pendalaman, pelakunya membuang jenazahnya di wilayah hukum Polres Cimahi,” ujar AKP Teguh Kumara saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Raya Padalarang berdasarkan keterangan dari pelaku yang sebelumnya telah diringkus oleh Polres Bogor. Pencarian tersebut membuahkan hasil ketika polisi menemukan sebuah kendaraan roda empat mencurigakan di sebuah rumah tak berpenghuni.

“Kami menelusuri sepanjang Jalan Raya Padalarang ini dan menemukan satu kendaraan roda empat yang terparkir di sebuah halaman rumah kosong ya, di dalamnya ada 2 mayat,” kata Teguh.

Identitas kedua korban diketahui bernama Mohammad Afzal (56) dan Firza Afzal. Keduanya merupakan warga Kampung Citeko Lapang, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor. Diduga kuat, pelaku sengaja memilih lokasi yang jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) awal untuk menghilangkan jejak.

“Kami menduga pelaku sengaja membuang mayatnya di sini, yang menurut dia itu jauh dari TKP kejahatannya di wilayah Kabupaten Bogor,” tambah Teguh.

Guna keperluan penyelidikan lebih lanjut, kedua jenazah kini telah dievakuasi dan dibawa kembali ke Kabupaten Bogor untuk menjalani proses autopsi. Mengingat locus delicti atau tempat kejadian perkara utama berada di Bogor, penanganan kasus ini sepenuhnya ditangani oleh Satreskrim Polres Bogor.