Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Sejumlah alumni Fakultas Teknik (FT) Universitas Majalengka (UNMA) menitipkan berbagai masukan bagi pengembangan kampus, mulai dari pembaruan kurikulum, peningkatan kerja sama dengan dunia industri, penguatan program magang, hingga penyediaan fasilitas pembelajaran yang lebih memadai.
Masukan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Dekanat Fakultas Teknik UNMA dengan para alumni dari berbagai angkatan dan program studi. Forum itu menjadi ruang bagi alumni untuk menyampaikan evaluasi sekaligus harapan terhadap pengembangan fakultas di masa mendatang.
Alumni Teknik Informatika angkatan 2025, Muhammad Fahmi Ajiz, berharap UNMA terus meningkatkan kualitas pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Menurutnya, perluasan kemitraan dengan perusahaan akan membuka lebih banyak peluang magang dan pelatihan bagi mahasiswa.
”Semoga UNMA semakin berkembang, meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri, memperluas kerja sama dengan perusahaan, serta memberikan lebih banyak kesempatan magang dan pelatihan bagi mahasiswa,” ujarnya, Kamis (09/07/2026).
Harapan serupa disampaikan alumni angkatan 2020, Yogi. Ia menilai peningkatan kualitas fasilitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan perluasan jaringan kerja sama dengan dunia usaha dan industri.
Sementara itu, alumni 2022, Mega Berliani, mendorong agar mahasiswa dibekali keterampilan praktis yang saat ini banyak dibutuhkan perusahaan, seperti analisis data, visualisasi data, penguasaan Excel tingkat lanjut, penggunaan dashboard analytics, hingga dasar-dasar digital marketing.
Menurut Mega, kemampuan berpikir logis yang diperoleh selama kuliah menjadi modal penting dalam pekerjaannya saat ini sebagai praktisi digital marketing, terutama dalam melakukan analisis data, penyusunan laporan, serta evaluasi kampanye media sosial.
Masukan lainnya datang dari alumni Teknik Informatika 2018, Usup Suparma. Ia berharap program studi terus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi, memperbanyak pembelajaran berbasis proyek, memperluas kerja sama industri, serta memperkuat program magang.
Hal senada disampaikan Muhammad Iqbal A, alumni 2021. Ia menilai pembaruan kurikulum harus dilakukan secara berkelanjutan agar lulusan mampu mengikuti perkembangan industri teknologi.
Iqbal juga mengusulkan agar Fakultas Teknik memperluas kerja sama dengan perusahaan, termasuk perusahaan luar negeri, serta memperkuat pembelajaran bahasa Inggris teknis sebagai bekal memasuki pasar kerja global.
Selain menyampaikan sejumlah catatan, para alumni juga mengakui ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di FT UNMA telah menjadi bekal berharga di dunia kerja.
Alumni 2018, Anjar Priatna, mengatakan materi perkuliahan membentuk kemampuan berpikir analitis, komunikasi, pemecahan masalah, serta kerja sama tim yang sangat membantu dalam menjalankan tugasnya sebagai Account Manager di perusahaan nasional.
Menurutnya, dasar pengetahuan di bidang teknologi informasi juga memudahkan dirinya memahami produk berbasis teknologi dan berkomunikasi dengan tim teknis maupun pelanggan.
Pengakuan serupa disampaikan Usup Suparma. Ia menilai mata kuliah seperti pemrograman, basis data, analisis dan perancangan sistem, jaringan komputer, rekayasa perangkat lunak, hingga manajemen proyek menjadi bekal utama dalam pekerjaannya saat ini.
Selain kompetensi teknis, pengalaman selama kuliah juga melatih kemampuan belajar mandiri, bekerja dalam tim, menyelesaikan proyek, serta memahami proses pengembangan sistem secara menyeluruh, mulai dari tahap analisis hingga implementasi.
Berbagai masukan tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi Fakultas Teknik UNMA untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat daya saing lulusannya di dunia kerja.





