Teknologi

OpenAI Mulai Tayangkan Iklan di ChatGPT untuk Pengguna Gratis

×

OpenAI Mulai Tayangkan Iklan di ChatGPT untuk Pengguna Gratis

Sebarkan artikel ini

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — OpenAI resmi memulai uji coba penayangan iklan di layanan ChatGPT bagi pengguna paket Free dan Go. Fitur ini sementara hanya diberlakukan di Amerika Serikat sebagai tahap awal.

Dalam pengujiannya, iklan akan tampil sebagai tautan kecil berlabel sponsored yang muncul di bagian bawah respons ChatGPT. Perusahaan menegaskan keberadaan iklan tersebut tidak akan memengaruhi jawaban yang diberikan sistem kecerdasan buatannya.

“Tujuan kami adalah agar iklan mendukung akses yang lebih luas untuk fitur ChatGPT yang lebih canggih sambil mempertahankan kepercayaan yang orang-orang berikan kepada ChatGPT untuk tugas-tugas penting dan pribadi,” tulis OpenAI dalam blog resminya, dikutip daril laman detikInet, Rabu (11/2/2026).

OpenAI menyebut fase uji coba ini dilakukan untuk mengumpulkan masukan dan memastikan pengalaman pengguna tetap terjaga. Pengguna berbayar—mulai dari paket Plus hingga Enterprise dan Education—tidak akan melihat iklan. Hal yang sama berlaku untuk pengguna di bawah usia 18 tahun.

Perusahaan juga membatasi penayangan iklan pada topik-topik tertentu. Percakapan yang berkaitan dengan isu sensitif seperti kesehatan fisik, kesehatan mental, atau politik tidak akan memunculkan iklan. OpenAI menegaskan tidak menjual data percakapan pengguna kepada pihak pengiklan.

Penayangan iklan akan mengikuti konteks obrolan. Misalnya, jika seseorang sering bertanya soal resep masakan, sistem dapat menampilkan iklan terkait layanan bahan makanan atau meal kit.

Pengguna memiliki kontrol penuh atas interaksi mereka dengan promosi tersebut. Riwayat iklan bisa ditinjau dan dihapus, iklan dapat ditutup, serta terdapat opsi memberikan masukan atau mengetahui alasan sebuah iklan ditampilkan. Pengaturan personalisasi juga dapat diubah sewaktu-waktu.

Peluncuran uji coba ini terjadi tak lama setelah pesaingnya, Anthropic, menayangkan iklan bernada sindiran terhadap OpenAI saat ajang Super Bowl. CEO OpenAI, Sam Altman, merespons keras lewat media sosial dan menyebut langkah kompetitornya sebagai tindakan yang tidak jujur.