Megapolitan

Bermain di Pinggir Sungai, Balita 5 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Cisimeut Lebak

×

Bermain di Pinggir Sungai, Balita 5 Tahun Hilang Terseret Arus Sungai Cisimeut Lebak

Sebarkan artikel ini
Tim SAR lakukan pencarian terhadap balita yang hilang | Dok. Istimewa

LEBAK, TINTAHIJAU.com – Seorang balita berinisial MA (5) dilaporkan hilang terseret arus di Sungai Cisimeut, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (8/5/2026). Korban diduga terjatuh dan terbawa arus saat sedang asyik bermain di dataran sekitar aliran sungai.

Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerjunkan personel tak lama setelah menerima laporan kehilangan tersebut. “Dari info awal yang kami terima, korban sedang bermain,” ujar Al Amrad dalam keterangan resminya, seperti yang dikutip dari laman detikcom, Sabtu (9/5/2026).

Dalam operasi pencarian hari ini, tim SAR gabungan membagi kekuatan menjadi dua unit utama atau Search and Rescue Unit (SRU):

  1. SRU I: Melakukan penyisiran di perairan menggunakan perahu karet (rubber boat) milik Basarnas dan BPBD Kabupaten Lebak. Area penyisiran mencakup radius 5 kilometer dari lokasi awal kejadian (Last Known Position/LKP).
  2. SRU II: Melakukan pemantauan visual dan penyisiran darat di sepanjang bantaran sungai sejauh 2 kilometer dari lokasi hilangnya korban.

Untuk mengoptimalkan pencarian, tim SAR juga mengerahkan teknologi drone thermal. Penggunaan pesawat tanpa awak ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pantauan dari udara dan mendeteksi tanda-tanda keberadaan korban melalui sensor panas.

Al Amrad menegaskan bahwa seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Basarnas, BPBD, hingga relawan, terus bersinergi melakukan pencarian maksimal sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Seluruh unsur terus bersinergi dalam upaya pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta melakukan penyisiran secara maksimal sesuai prosedur operasi standar,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dan tim terus memantau kondisi arus sungai yang dapat berubah sewaktu-waktu.