Ragam

Bidik Target Rp62,3 Miliar, Bapenda Majalengka Kejar Wajib Pajak hingga Desa

×

Bidik Target Rp62,3 Miliar, Bapenda Majalengka Kejar Wajib Pajak hingga Desa

Sebarkan artikel ini

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Salah satu strategi yang diandalkan adalah layanan Mobil Pajak Keliling yang setiap hari menyasar desa-desa di 26 kecamatan.

Kepala Bapenda Kabupaten Majalengka, Rachmat Gunandar, mengatakan layanan jemput bola tersebut merupakan inovasi untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

“Mobil Pajak Keliling merupakan salah satu program unggulan Bapenda dalam memberikan pelayanan prima kepada wajib pajak. Selain mendatangi desa-desa sesuai jadwal, layanan ini juga kami hadirkan pada berbagai kegiatan kemasyarakatan yang dihadiri banyak warga,” ujar Rachmat, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, kehadiran mobil pelayanan ini mampu memangkas waktu dan jarak tempuh masyarakat. Dengan sistem yang telah terintegrasi, warga dapat langsung melakukan pembayaran PBB tanpa harus datang ke kantor Bapenda.

Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi penerimaan PBB telah mencapai Rp18,549 miliar atau 29,84 persen dari target tahun 2026 sebesar Rp62,3 miliar.

Rachmat mengungkapkan, dari 330 desa di Kabupaten Majalengka, sebanyak 16 desa telah melunasi PBB hingga 100 persen.

“Kami mengapresiasi 16 desa yang sudah lebih dulu melunasi PBB. Kami berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya untuk segera menyelesaikan kewajiban pajaknya,” katanya.

Bapenda optimistis target penerimaan PBB sebesar Rp62,3 miliar dapat tercapai hingga akhir masa pembayaran, seiring optimalisasi layanan Mobil Pajak Keliling dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu.

Layanan tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat. Deni, warga Kecamatan Lemahsugih, mengaku sangat terbantu karena tidak perlu lagi pergi jauh untuk membayar PBB.

“Biasanya saya harus meluangkan waktu khusus untuk ke kota atau kecamatan. Sekarang mobilnya langsung datang ke wilayah kami, jadi lebih cepat, dekat, dan praktis. Semoga layanan ini terus dipertahankan,” ujarnya.

Melalui layanan jemput bola ini, Bapenda berharap partisipasi masyarakat dalam membayar pajak semakin meningkat sehingga target PAD dapat tercapai dan mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Majalengka.