BANDUNG, TINTAHIJAU.com – Misteri hilangnya seorang siswi SMP berinisial NZK di Desa/Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kini tengah menjadi sorotan tajam. Gadis remaja tersebut diduga menjadi korban penculikan setelah terekam kamera pengawas (CCTV) dibawa pergi oleh dua orang pria tak dikenal.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, NZK telah dilaporkan hilang sejak Rabu, 8 April 2026. Hingga saat ini, keberadaan korban maupun identitas pelaku masih menjadi teka-teki yang tengah didalami oleh pihak kepolisian.
Drama hilangnya NZK sempat viral di media sosial setelah rekaman CCTV di lokasi kejadian tersebar luas. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat dihampiri oleh dua orang laki-laki—satu pria dewasa dan satu orang yang tampak masih berusia remaja.
Sebelum masuk ke dalam mobil, NZK sempat terlibat percakapan dengan kedua pria tersebut. Tak lama berselang, korban terlihat bersedia naik ke kursi belakang mobil bersama remaja laki-laki itu, sementara pria dewasa berada di kursi pengemudi.
“Anak itu didatangi oleh dua orang laki-laki, entah apa pembicaraannya. Kalau lihat di CCTV, anak itu mau ikut saja ke mobil mereka,” ujar Kapolsek Sindangkerta, AKP Sholehuddin, saat dikonfirmasi pada Senin (13/4/2026), seperti yang dimuat di laman detikJabar.
Kendaraan yang membawa korban diketahui merupakan sebuah mobil dengan nomor polisi D 1544 UAT. Namun, identitas pemilik maupun pengendara mobil tersebut masih dalam proses penyelidikan.
Pihak kepolisian menyatakan telah menerima laporan resmi dari keluarga korban pada hari yang sama saat kejadian berlangsung dan langsung melakukan langkah tindak lanjut.
“Laporan sudah kami terima dan langsung kami tindaklanjuti. Saat ini kami terus melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, dan pihak keluarga,” jelas Sholehuddin.
Dalam menangani kasus ini, Polsek Sindangkerta turut berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Cimahi untuk mempercepat proses penelusuran. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat yang melihat kendaraan dengan plat nomor tersebut atau mengenal ciri-ciri kedua pria di dalam CCTV agar segera melapor.
“Jika masyarakat ada yang tahu informasi soal dua orang yang bersama korban, silakan melapor ke kepolisian terdekat,” pungkasnya.




