SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Bantuan kemanusiaan bagi korban banjir di Kabupaten Subang yang disalurkan melalui kegiatan RANS Carnival menuai pertanyaan dari warga terkait peruntukannya. Bantuan senilai Rp500 juta tersebut diserahkan di Kantor Kecamatan Pamanukan, Minggu (1/2/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita bersama perwakilan tim RANS Carnival kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah.
Di media sosial, sejumlah warga mempertanyakan mekanisme penyaluran serta sasaran penggunaan bantuan tersebut. Menanggapi hal itu, Bupati yang akrab disapa Kang Rey menginstruksikan para camat di wilayah terdampak untuk segera melakukan pendataan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat banjir.
“Kami minta para camat segera mendata rumah warga yang rusak akibat banjir. Data ini akan diverifikasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” ujar Reynaldy.
Menurutnya, bantuan tersebut akan difokuskan untuk rehabilitasi bagian rumah warga yang terdampak dan tidak boleh tercampur dengan program rumah tidak layak huni (rutilahu).
“Jangan sampai bercampur dengan data rutilahu. Ini khusus untuk warga yang rumahnya rusak karena banjir,” tegasnya.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat banjir berdampak pada 26.793 kepala keluarga, merendam 23.833 rumah, merusak 8.257 hektare sawah dan 2.017 hektare tambak, serta mengganggu 32.002 meter jalan.
Selain itu, 41 sekolah dan 113 sarana ibadah turut terdampak. Meski kerusakan meluas, penanganan terpadu berhasil menekan korban jiwa hingga nihil.
Di tengah besarnya dampak tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang resmi mencabut status tanggap darurat bencana dan memasuki fase transisi pemulihan.
Keputusan itu diambil dalam Rapat Koordinasi Pasca Bencana pada Jumat (6/2/2026) di Ruang Rapat Bupati II, Kantor Bupati Subang, setelah hampir dua pekan penanganan intensif di lapangan.
Sebelumnya, Reynaldy menyebut bantuan dari RANS dapat menjadi dukungan awal untuk meringankan kebutuhan warga pascabanjir di beberapa kecamatan. Pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah pemulihan, termasuk perbaikan rumah warga yang terdampak.
“Bagi rumah-rumah yang terdampak dan roboh akan kita perbaiki. Salah satu sumbernya dari bantuan A Raffi Ahmad dan RANS untuk membantu rumah-rumah yang terdampak banjir,” pungkasnya.




