SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Momentum Hari Pers Nasional menjadi pengingat pentingnya peran pers dalam menjaga kualitas demokrasi.
Anggota DPR RI, Maman Imanulhaq, menegaskan bahwa pers merupakan pilar utama demokrasi yang berfungsi mengawal nalar publik sekaligus mengawasi jalannya kekuasaan.
Menurutnya, pers tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi ruang tempat fakta diuji serta suara masyarakat yang nyaris tenggelam kembali diberi kesempatan untuk didengar.
“Pers adalah penjaga nalar publik. Di tangan para jurnalis, fakta diuji, kekuasaan diawasi, dan suara masyarakat kembali diberi ruang,” ujarnya.
Ia menilai, dalam setiap demokrasi yang sehat, pers selalu berada di garda terdepan untuk menyuarakan kebenaran serta menghadirkan keadilan di tengah berbagai kepentingan.
Tanpa kebebasan pers, lanjutnya, demokrasi akan kehilangan cermin untuk melihat dirinya sendiri dan rawan terhadap penyalahgunaan kekuasaan.
Karena itu, menjaga kemerdekaan pers bukan hanya menjadi tanggung jawab insan media, melainkan kewajiban seluruh elemen bangsa.
“Menjaga kebebasan pers adalah tanggung jawab bersama agar demokrasi tetap sehat dan berpihak pada kepentingan rakyat,” kata Maman.
Dalam peringatan Hari Pers Nasional, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers di Indonesia serta berharap para jurnalis terus tegak, jujur, dan konsisten berpihak pada kebenaran dalam menjalankan tugasnya sebagai penjaga demokrasi.





